Tampilkan postingan dengan label kereta api. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kereta api. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 April 2012

Jadwal Kereta Api di Stasiun Batang

Menindaklanjuti diskusi terdahulu mengenai akses kereta api dimana saya mengeluhkan tidak berhentinya kereta-kereta utama di Stasiun Batang, saya menyempatkan diri mampir ke gedung stasiun waktu pulang kampung minggu lalu. Di sana saya menemukan sebuah papan jadwal kereta berikut tarif dan jamnya.
Kesimpulannya adalah ternyata ada kereta-kereta yang memang secara khusus berhenti di Stasiun Batang. Tapi apakah tiketnya bisa dibeli di situ? Loketnya kelihatan kurang meyakinkan, mungkin karena saya datang malam hari

Lihat STASIUN BATANG BARU

Senin, 02 April 2012

Akses Kereta Api di Kabupaten Batang

Kabupaten Batang sebenarnya cukup beruntung dilewati oleh jalur kereta api Pantura, apalagi sekarang sudah mulai dibangun rel kereta api ganda. Namun sayang, meski di kabupaten kita terdapat lima stasiun KA, jarang sekali kereta-kereta utama berhenti di Batang.
Lima stasiun di wilayah Batang yaitu (urut dari Barat ke Timur) Sta. Batang di kota Batang, Sta. Ujungnegoro di Kandeman, Sta. Kuripan di Subah serta Sta. Plabuan dan Sta. Krengseng di Gringsing, semuanya adalah stasiun kecil dan harus mengalah dengan 'saudara'nya yang lebih besar, Sta.Pekalongan, yang disinggahi hampir semua kereta api.
Kereta dengan jalur pendek seperti Kaligung pun (Semarang-Tegal P.P) tampaknya jarang berhenti di Batang. Menurut sumber bacaan saya kereta itu hanya berhenti di Pemalang dan Pekalongan (Kaligung Mas), sementara untuk KA Kaligung kelas ekonomi konon sih berhenti. (Saya harus cek ke lapangan untuk akurasinya). Tambahan 12 April 2012: Jadwal kereta Api Sta. Batang
Jadi mau tidak mau untuk menggunakan akses kereta kita harus naik atau turun dari Sta. Pekalongan. Kalau dari Batang berarti harus terlebih dulu naik angkot ('kol mbatang-kalongan') sampai Terminal Pekalongan dan lanjut bis kecil arah Pemalang, sementara kalau turun kita masih ada pilihan untuk naik taksi atau ngojek ke Batang dari Sta. Pekalongan. Terakhir saya ngojek malam-malam dikenai tarif Rp. 20.000.
Yang menyebalkan adalah, kalau kita bepergian dari Jakarta, meskipun kita turun di Pekalongan, PT KA tetap mengharuskan kita bayar sampai Semarang! Tidak ada 'susuk'-nya! Jadi siap-siap agak makan hati.
Sebagai pengguna setia kereta api, jalur kereta api Kabupatan Batang sebenarnya cukup menarik karena di kiri-kanan jalur terdapat banyak pemandangan alam berupa pantai, hutan dan sawah yang indah. Cobalah sekali-sekali ke Semarang naik kereta...
Pertama kali saya naik kereta adalah kelas 2 SD (tahun 1982), ketika diajak ayah dan ibu saya ke kebun binatang Semarang. Saya lupa-lupa ingat pengalaman perjalanannya. Yang saya ingat betul adalah bunyi 'dug-tak-dug-dug' yaitu ketika roda gerbong melewati sambungan rel yang berulang tiap beberapa puluh meter. Karcis tiketnya kalau tidak salah kecil sekitar 3x6 cm dicetak dengan kertas agak tebal.
(Ditulis dan diposkan dari Kereta Api Jabodetabek Commuter Line Jakarta-Bogor Mon, Apr 2, 2012 )
Lihat juga entri blog saya terdahulu tentang jalur kereta di Batang. Link: http://batang.blogspot.com/2011/10/jalur-kereta-kabupaten-batang.html

Tambahan 29 Juli 2013
Menurut info yang saya dengar, Batang kini memiliki stasiun baru yaitu "Stasiun Batang Baru" yang terletak di sekitar wilayah Sambong agak ke timur sedikit. Foto bisa dilihat di postingan grup Facebook Batang Berkembang di link ini https://www.facebook.com/media/set/?set=oa.520822441305172&type=1
Preview foto di bawah ini:

Lihat juga hasil foto kunjungan saya ke  STASIUN BATANG BARU

Senin, 10 Oktober 2011

Jalur Kereta Kabupaten Batang

Dua malam yang lalu saya melakukan perjalanan dari Cirebon menuju Semarang dengan kereta Bangunkarta Ekspres. Maksud hati ingin mampir ke Batang buat motret-motret untuk mengisi blog, namun sayang waktu tidak memungkinkan karena saya harus sudah siap untuk menuju Ungaran pagi harinya.

Sebagai kota yang terletak di jalur pantura Kabupaten Batang dilewati oleh rel kereta api Jakarta-Surabaya yang memotong Jl. Yos Sudarso dan Jl. RE Martadinata. Jalur kereta ini menurut sejarah sudah ada sejak zaman Belanda. Di antara kedua jalan itu terdapat Stasiun KA Batang.

Waktu saya kecil saya kadang-kadang main di jalur rel sekitar Kasepuhan dan duduk-duduk di relnya yang, mohon maaf, agak berbau pesing. Dahulu saya heran mengapa rel kereta berbau pesing, tapi kemudian saya jadi mengerti setelah sering naik kereta api dan menyaksikan klosetnya yang bolong melompong tanpa penampung apa pun. Segala benda yang terbuang lewat lubang itu akan langsung mengenai wajah bumi pertiwi di sekitar rel.

Waktu masih murid SD, saya pernah melihat beberapa teman saya yang membuat pisau mainan kecil dengan cara menidurkan paku di rel dan menunggu roda kereta memipihkan paku itu. Sungguh mainan berbahaya karena paku yang terlempar tanpa arah bisa mengenai mereka, namun karena anak-anak, bahaya itu tidak dimengerti atau dianggap remeh.

Saya dulu juga sering diberi guyonan informasi palsu yang sempat saya percayai bahwa jika kita menaruh sabun mandi di atas rel, maka kereta akan ambruk karena terpeleset. Entah mengapa dulu saya percaya saja..hehe

Sayang sekali, meskipun Batang dilewati jalur rel, kereta-kereta ekspres antar kota besar tidak berhenti di Stasiun Batang karena sudah berhenti di Pekalongan. Jadi masyarakat Batang terpaksa harus naik angkot alias numpak kol ke Stasiun Pekalongan yang jaraknya kurang lebih 10km.

Posted from Semarang, Mon, Oct 10, 2011

Kata Kunci

alas roban (5) alun-alun (6) bahasa (3) bahurekso (1) bandar (2) batang (161) batang.org (6) batik (5) bawang (1) bioskop (1) blado (2) blog (2) buka puasa (1) bupati (2) central java (1) darul ulum (1) dayung (1) dialek (3) dracik (1) facebook (4) festival (1) forum (2) foto (8) hotel (1) info (1) jalan (1) java (1) jawa (3) kabupaten (101) kadilangu (1) kalisalak (1) kampung (1) kampus (1) kantor (2) kauman (1) kecamatan (5) kedungdowo (1) kegiatan (1) kehidupan (1) kenangan (2) kereta api (3) khas (2) kliwonan (7) komunitas (2) kota (18) kramat (2) ktp (1) kuliner (9) lingkungan (2) lokasi (1) lomba (2) lumba-lumba (3) madrasah (1) maghribi (1) makam (2) makanan (3) map (2) masjid (1) mbangun (2) mbatang (1) megono (3) melati (1) metal (2) mustika (1) nelayan (3) pagilaran (3) pahlawan (1) pantai (10) pantura (4) pasar (2) pawai (2) pekalongan (7) pemandian (1) perkebunan (1) pesanggrahan (1) peta (2) petilasan (1) radio (2) ramadhan (2) rel (1) resmi (1) rspd (2) rumah (1) sambong (2) search (1) sego (2) sejarah (5) sekolah arab (1) semarang (2) sendang sari (1) senggol (1) sigandu (5) situs (4) srikandi (1) sungai (2) taman (1) teh (1) terminal pekalongan (1) tersono (1) thr (1) tol (2) tulis (2) twitter (3) ujungnegoro (6) website (4) wikipedia (1) wilayah (2) wisata (10) wonobodro (1) wonotunggal (2)