Senin, 02 April 2012

Akses Kereta Api di Kabupaten Batang

Kabupaten Batang sebenarnya cukup beruntung dilewati oleh jalur kereta api Pantura, apalagi sekarang sudah mulai dibangun rel kereta api ganda. Namun sayang, meski di kabupaten kita terdapat lima stasiun KA, jarang sekali kereta-kereta utama berhenti di Batang.
Lima stasiun di wilayah Batang yaitu (urut dari Barat ke Timur) Sta. Batang di kota Batang, Sta. Ujungnegoro di Kandeman, Sta. Kuripan di Subah serta Sta. Plabuan dan Sta. Krengseng di Gringsing, semuanya adalah stasiun kecil dan harus mengalah dengan 'saudara'nya yang lebih besar, Sta.Pekalongan, yang disinggahi hampir semua kereta api.
Kereta dengan jalur pendek seperti Kaligung pun (Semarang-Tegal P.P) tampaknya jarang berhenti di Batang. Menurut sumber bacaan saya kereta itu hanya berhenti di Pemalang dan Pekalongan (Kaligung Mas), sementara untuk KA Kaligung kelas ekonomi konon sih berhenti. (Saya harus cek ke lapangan untuk akurasinya). Tambahan 12 April 2012: Jadwal kereta Api Sta. Batang
Jadi mau tidak mau untuk menggunakan akses kereta kita harus naik atau turun dari Sta. Pekalongan. Kalau dari Batang berarti harus terlebih dulu naik angkot ('kol mbatang-kalongan') sampai Terminal Pekalongan dan lanjut bis kecil arah Pemalang, sementara kalau turun kita masih ada pilihan untuk naik taksi atau ngojek ke Batang dari Sta. Pekalongan. Terakhir saya ngojek malam-malam dikenai tarif Rp. 20.000.
Yang menyebalkan adalah, kalau kita bepergian dari Jakarta, meskipun kita turun di Pekalongan, PT KA tetap mengharuskan kita bayar sampai Semarang! Tidak ada 'susuk'-nya! Jadi siap-siap agak makan hati.
Sebagai pengguna setia kereta api, jalur kereta api Kabupatan Batang sebenarnya cukup menarik karena di kiri-kanan jalur terdapat banyak pemandangan alam berupa pantai, hutan dan sawah yang indah. Cobalah sekali-sekali ke Semarang naik kereta...
Pertama kali saya naik kereta adalah kelas 2 SD (tahun 1982), ketika diajak ayah dan ibu saya ke kebun binatang Semarang. Saya lupa-lupa ingat pengalaman perjalanannya. Yang saya ingat betul adalah bunyi 'dug-tak-dug-dug' yaitu ketika roda gerbong melewati sambungan rel yang berulang tiap beberapa puluh meter. Karcis tiketnya kalau tidak salah kecil sekitar 3x6 cm dicetak dengan kertas agak tebal.
(Ditulis dan diposkan dari Kereta Api Jabodetabek Commuter Line Jakarta-Bogor Mon, Apr 2, 2012 )
Lihat juga entri blog saya terdahulu tentang jalur kereta di Batang. Link: http://batang.blogspot.com/2011/10/jalur-kereta-kabupaten-batang.html

Tambahan 29 Juli 2013
Menurut info yang saya dengar, Batang kini memiliki stasiun baru yaitu "Stasiun Batang Baru" yang terletak di sekitar wilayah Sambong agak ke timur sedikit. Foto bisa dilihat di postingan grup Facebook Batang Berkembang di link ini https://www.facebook.com/media/set/?set=oa.520822441305172&type=1
Preview foto di bawah ini:

Lihat juga hasil foto kunjungan saya ke  STASIUN BATANG BARU

4 komentar:

awit darmanto mengatakan...

Kalu gak ada kereta yang berhenti di stasiun batang ya sami mawon gak sah ada stasiun gitu,,,,

Utis Sutisna mengatakan...

permisi mau tanya.
dari stasiun purwokerto naik KA kamandaka sampe stasiun pekalongan. nah, dari stasiun pekalongan ke batang (pendopo) naik angkutan apa ya?
matur nuwun

G-C mengatakan...

Bisa naik taksi atau ojek. Kalau naik angkutan umum, pakai bus kecil sampai Terminal Pekalongan, lanjut angkot.

G-C mengatakan...

Bisa naik taksi atau ojek. Kalau naik angkutan umum, pakai bus kecil sampai Terminal Pekalongan, lanjut angkot.

Kata Kunci

alas roban (5) alun-alun (6) bahasa (3) bahurekso (1) bandar (2) batang (161) batang.org (6) batik (5) bawang (1) bioskop (1) blado (2) blog (2) buka puasa (1) bupati (2) central java (1) darul ulum (1) dayung (1) dialek (3) dracik (1) facebook (4) festival (1) forum (2) foto (8) hotel (1) info (1) jalan (1) java (1) jawa (3) kabupaten (101) kadilangu (1) kalisalak (1) kampung (1) kampus (1) kantor (2) kauman (1) kecamatan (5) kedungdowo (1) kegiatan (1) kehidupan (1) kenangan (2) kereta api (3) khas (2) kliwonan (7) komunitas (2) kota (18) kramat (2) ktp (1) kuliner (9) lingkungan (2) lokasi (1) lomba (2) lumba-lumba (3) madrasah (1) maghribi (1) makam (2) makanan (3) map (2) masjid (1) mbangun (2) mbatang (1) megono (3) melati (1) metal (2) mustika (1) nelayan (3) pagilaran (3) pahlawan (1) pantai (10) pantura (4) pasar (2) pawai (2) pekalongan (7) pemandian (1) perkebunan (1) pesanggrahan (1) peta (2) petilasan (1) radio (2) ramadhan (2) rel (1) resmi (1) rspd (2) rumah (1) sambong (2) search (1) sego (2) sejarah (5) sekolah arab (1) semarang (2) sendang sari (1) senggol (1) sigandu (5) situs (4) srikandi (1) sungai (2) taman (1) teh (1) terminal pekalongan (1) tersono (1) thr (1) tol (2) tulis (2) twitter (3) ujungnegoro (6) website (4) wikipedia (1) wilayah (2) wisata (10) wonobodro (1) wonotunggal (2)