Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 November 2011

Tweet Kuliner Batang


Jadi kangen kuliner Batang, akibat tweets ini! *sindrom wong mbatang perantau*

Kamis, 20 Oktober 2011

Batang Tempo Doeloe Djilid 9: Kuliner Baheula

Waktu saya kecil dulu paling tidak ada dua tempat makan (atau membeli makanan untuk dibawa pulang) yang cukup terkenal saat itu yaitu gulai Haji Thoyib dan Bakmi Pak Lal.

Gulai Haji Thoyib berlokasi di sebelah utara Alun-alun Batang di jalan besar dekat lampu merah kantor telkom sekarang. Dulu keluarga saya kadang-kadang membeli gulainya dan menyebut penjualnya sebagai 'Labib'. Konon sekarang sudah tidak berjualan lagi. Seingat saya gulainya sangat enak.



Haji Thoyib - Google Street View April 2013

Bakmi Pak Lal berada di sebelah barat Jembatan Gendingan, sisi selatan jalan. Saya sendiri tidak pernah membeli bakmi di situ tapi kakak ipar saya sering. Pak Lal konon pendatang dari Tasikmalaya. Pernah suatu kali saya bertemu seseorang di Jawa Barat yang mengaku masih keponakan Pak Lal. Begitu saya bilang saya dari Batang, orang itu dengan semangat bercerita bahwa pamannya penjual bakmi terkenal di Batang. Entah dimana beliau sekarang, kalau tidak salah keponakannya itu sempat bilang kalau beliau sudah meninggal.

Mungkin ada juga tempat makan lain juga yang terkenal waktu itu namun tidak saya ketahui karena keterbatasan saya sebagai anak. Ada yang masih ingat?

Diposkan dari Riyadh, Arab Saudi
Thu, Oct 20, 2011

Sent from my BlackBerry® smartphone from Saudi Telecom

Senin, 17 Oktober 2011

Boso mBatang: Kosakata Nama Makanan

Berikut adalah sebutan masyarakat Batang untuk jenis makanan tertentu yang mungkin dikenal juga di daerah lain:

Es thung thung: es krim yang dijual dengan kereta dorong dengan penjual yang memukul gong kecil berbunyi 'tung-tung'. Sekarang mungkin sudah tergusur oleh Walls.

Janganan: sejenis pecel atau gado-gado yang bahannya (sayuran dan sambal kacang) dicampur langsung di cobek. Disajikan dengan daun pisang yang dipincuk.





Lothèk: rujak buah dengan sambal gula jawa pedas, di Solo dan Jogja disebut 'lotis'

Bandhos: kue pancong, kue berbahan tepung dan kelapa yang dimasak berjajar dalam sebuah cetakan besi.

Ontho-ontho: peyek kacang.





Gobèt: singkong yang diiris tipis, kemudian dikukus dan dicampur dengan kelapa parut.

Growol: tiwul, makanan berbasis tepung singkong kering yang dimakan dengan kelapa parut.

Klethuk: misro, disebut juga klenyem.

Rondho kemul: tape goreng tepung, di Solo-Jogja disebut 'rondho royal'.

Tahu sumpel: tahu isi.

Bongkrèk: sejenis ampas kedelai hasil pengolahan tahu, di Solo-Jogja disebut 'gembus'. Biasanya dikonsumsi dengan cara digoreng tepung atau dicampur sayur jaging muda.

Potrèn: jagung muda (
baby corn)

Wantah: air putih.

Awug-awug: sagu merah manis dicampur parutan kelapa, dibungkus daun pisang dan direbus. Lihat Artikel dan foto Awug-awug Sagu oleh teman SMA saya Maya Efendi (mohon izin ya mbak:))




Sintrèn: campuran jagung tepung yang digoreng.

Léngko: singkong parut yang dicampur gula jawa dan butiran kecil kelapa, dibungkus daun pisang dan direbus.

Utri: sejenis lengko yang didalamnya diberi potongan pisang.

Dempès: gorengan manis berbahan ubi jalar (ketela rambat,telo) yang berbentuk bulat atau lonjong seperti gambar di bawah ini. Konon berasal dari 'adem kempes'. Di Jogja-Solo disebut 'timus'.





Encèh: buah rambutan (jw standar 'acé')

Kolok: sebutan setempat untuk kolak.


Gerèh Pèthèk: ikan asin dari jenis ikan bawal.

Roti Es: biskuit wafer, biasanya identik dengan wafer dalam paket biskuit Khong Guan.

Gemblong: juadah atau uli ketan.


Diposkan dari Madinah Al-Munawwarah, Arab Saudi, Sun, Oct 16, 2011

Sent from my BlackBerry® smartphone via Al Jawwal Saudi Telecom

Sabtu, 15 Oktober 2011

Kuliner Batang: Beberapa Makanan Khas




Makanan khas paling terkenal untuk daerah Batang (juga Pekalongan dan sekitarnya) tentu saja soto tauco (tauto) dan sego megono. Itu sudah tidak tidak terbantahkan lagi. Namun kadang orang melupakan bahwa makanan di bawah ini juga cukup khas untuk menjadi bagian dari identitas daerah ini, yaitu:

Lonthong lemprak: lontong opor ayam kampung yang dijual di sekitar alun-alun dengan penjual 'nglemprak' (duduk di tanah). Penjual membawa dagangan dari rumahnya ke tempat jualan dengan cara dipikul.

Sego pliwat: nasi berkatan dengan campuran urap kol dan daging ayam khas pesisir yang dibungkus dengan daun jati, biasanya untuk acara kenduren (ambeng-ambeng) di sekitar kampung nelayan. Aroma dan warna dauh jatinya menmbah kesedapan makanan.

Lodheh cecek: sayur lodeh nangka muda yang dicampur nasi sebagai pengganti atau pelengkap megono.

Panggang cucut/iwak pe: irisan daging ikan pari yang dipenyet bersama sambal santan. Biasanya dimakan bersama sayur bening.

Sotong ireng: masakan cumi yang mengikutsertakan tintanya sehingga warnanya hitam. Digoreng tumis dengan bumbu tertentu yang diberi santan.

Kroco: siput/keong sungai yang direbus dengan bumbu dan sedikit kelapa urap. Dimakan dengan alat lidi. Yang mengkonsumsi harus berhati-hati untuk tidak memakan kotorannya. Di daerah Bogor disebut "tutut".

Serabi Kali Beluk (Warungasem): lihat gambar (tautan luar)

Krupuk usek: sejenis krupuk yang digoreng dengan pasir, tanpa minyak.

Mie Eblek/Mie Kenyol: lihat keterangan DI SINI (KLIK) (Tambahan 19 Nov 2012)

Cimpring, opak dan genthe: tiga jenis keripik berbasis singkong. Biasanya berbentuk segi empat pipih dengan rasa gurih.

Klepon kinco: campuran klepon, gemblong (juadah), ketan, santan dan kinco (juruh, sirup gula jawa) yang dibungkus daun pisang.

Corobikang: sejenis serabi warna-warni yang bagian atasnya mekar dan bagian bawahnya agak kehitangan gosong. Beda dengan serabi yang sering dimakan bersama santan, cemilan ini dikonsumsi tanpa santan.

Es santen: sejenis es yang dibuat campuran sari kelapa yang dibakar dan diberi gula. Sudah lama saya tidak ketemu lagi jenis minuman ini, tapi dulu dijual di depan TK Aisyiyah Kauman oleh seseorang bernama Lik Saeri.

Cao: sejenis es campur yang dibuat dari bahan-bahan cingcao hitam, kolang-kaling, kelapa muda (degan), dengan sirup warna merah, kadang diberi sedikit santan. Komposisinya bervariasi kadang juga memakai nangka atau tape singkong.

Gethuk iris: getuk dari bahan singkong yang ditumbuk hingga halus dan kenyal. Penjual memakai pisau untuk mengiris getuk yang akan disajikan, menempatkannya di daun pisang dan menambahkan parutan kelapa bakar, kadang-kadang penjual juga menambahkan kinco.

Gethuk mawur: getuk berbentuk singkong yang ditumbuk hingga berbentuk butir kecil-kecil, diurap dengan campuran kelapa biasa dan kelapa bakar yang diparut.

Pelas: kelapa setengah muda yang diparut kemudian dibungkus daun pisang dan dipepes. Rasa campuran pelas ini bisa berupa ikan, tahu atau tempe.

Petis: kedelai goreng dengan gula jawa liat dan lengket berbumbu sere/kamijoro.

Menir: sejenis arem-arem gurih tanpa isi dengan bahan beras ditumbuh dengan tekstur kasar, tidak sehalus tepung beras.

Bubur cadil: sejenis bubur manis berbahan tepung beras/tapioka (?) warna coklat yang biasanya dibuat dan dibagikan kepada tetangga pada saat upacara "Dundunan" bayi umur 7 bulan [entri tambahan 31/07/2017]

Beberapa makanan di atas bisa jadi tidak terlalu khas karena masih mungkin ditemui di daerah lain. Namun makanan itulah yang dahulu sering saya jumpai ketika saya tinggal di Batang. Kemungkinan besar daerah-daerah di sekitar Batang juga mengenal makanan-makanan tersebut mengingat secara kultural memiliki tradisi yang relatif sama.


Selain itu untuk mempermudah pencarian, mungkin Anda bisa coba untuk menggunakan nama-nama lokal berikut untuk mencarai makanan yang anda cari: KLIK

Diposkan dari Jeddah, Saudi Arabia
Sat, Oct 15, 2011


Sent from my BlackBerry® smartphone via Al-Jawwal Saudi Telecom

Sabtu, 17 September 2011

Resep Memasak Megono

Berikut adalah resep 'megono', makanan yang menjadi teman nasi hangat, khas daerah Batang, Pekalongan dan sekitarnya.

Bahan/bumbu:
1. garam 2. bawang putih 3. bawang merah 4. ketumbar 5. kemiri 6. lengkuas 7. salam 8. jerukwangi 9. sere 10. kelapa parutan 11. nangka muda (gori/cecek) yang dicincang kecil-kecil.

Cara memasak:
Semua bumbu dihaluskan kecuali daun salam, lengkuas dan sere lalu diurap bersama kelapa parutan. Kemudian nangka muda dicincang, dikukus dan kelapa parutan yang sudah diurap dengan bumbu dikukus di atasnya. Setelah matang diurap semua baru disajikan.

(Matur nuwun kagem Mbak Fatiroh Kauman, Batang untuk resepnya)

Ada juga versi resep yang menggunakan bunga 'kecombrang' (sejenis tanaman umbi mirip lengkuas). Bisa lihat DI SINI KLIK (tambahan 26 Nov 2012)




Posted from BlackBerry®

Jumat, 02 September 2011

Sego Megono




Sego megono dengan lauk tempe atau lauk sederhana lainnya, makanan yang selalu bikin kangen, terutama bagi orang Batang di rantau.

Senin, 08 Agustus 2011

Cafe Nongkrong di Batang

Kopi Obor Batang, menu spesial KOPI OBOR di Twitter @theKopiOborBTG | lesehan Jl. Gajah Mada Batang (sebelah dealer Yamaha) 18.00-23.00 081326980507

Cafe Rhapsodia
, Jl Kramat Dracik, kompleks Rumah Bpk Edy Crystiant

Cafe Jong Java, Jl A.Yani, Kauman

Gayeng Cafe, Dracik, Batang

Nyem-nyem Kafe Gaul, Jl Yos Sudarso, Batang

Mohon maaf yang belum termuat: usulkan info warung/cafe yang Anda ketahui ke skybridge@yahoo.com atau twitter @BatangOrg.

Kuliner Batang

KULINER SETEMPAT

KOTA BATANG

Waroeng Simak
, Jl Perintis Kemerdekaan, No. 11 Batang (Depan Kemenag/Depag)

Bakso Sari Rasa Pak Giman, sisi timur Alun-alun Batang

Lontong Lemprak Mbak Moer, Alun-alun Batang

Soto Kebo (Tauto) Sederhana, Pak Aziz, ujung Gg. Mawar, Kauman Batang
(ulasan Blog Luar)

Aloha Seafood Pantai Sigandu

Buah Durian, mudah ditemukan sepanjang Jl. Raya Pekalongan-Batang-Semarang

Kompleks Warung Depan RSUD Kalisari (Es Campur, Bakso dll)

UD Intan Mina Bahari, Toko Jajanan khas Batang, Jl. RE Martadinata 448, Batang

Ayam Bakar Cemani, Jalan A. Yani no. 30. Batang, Menerima Pesanan. Hub.087830738837  Pin BB.27F2CFC5



BAKERY / ROTI

Risa Jl. Dr Wahidin

Delizia
 Jl. Jend. Sudirman

Kimmy Bun Ruko Alun-alun

Purimas 3 Jl Jend. Sudirman



KULINER BATANG PESISIRAN (MUDIK PANTURA)

GRINGSING

RM Sindang Wungu, Gringsing

RM Pondok Bambu, Plelen Gringsing

RM Kutosari Jl Raya Gringsing Batang (link foto)

Es Kelapa Muda Mbak Ida, Jl. Raya Alas Roban, Gringsing Batang

RM Monggo Moro, (Special Ayam Goreng Kampung) Jl Raya Kutosari Gringsing, Batang 082137801801 dan +62 294 3645766 Facebook


BANYUPUTIH

RM Sate Bu Tris


SUBAH

RM Sate Subali, Jl Raya Pantura Km 24 Batang Tlp (0285) 666291/7999966 klik

RM. Sate Empuk Hj. Mar'ati Jl. Raya Pantura, Desa Sengon, Subah, Batang

RM Ayam Dengkek Sang Pedes, Desa Clapar, Subah, Batang

Ayam Goreng Gringsing (Bu Bengat) Jl. Raya Kutasari Gringsing - Batang

TULIS

Rumah Makan 'Kaji Munir' (sate kambing muda, ayam kemanggang dll) depan SPBU Beji, Tulis


BATANG PANTURA

Rumah Makan  Jaya Sari, Jl Raya Tegal Sari 81-83

RM. Alam Sari, Jl. Raya Batang - Pekalongan,


KULINER BATANG PEGUNUNGAN

RM Gubuk Silengkong, Jl. Pagilaran-Blado Batang http://t.co/WDiGtHwA

Wisata Agro Selopajang Timur, Blado.




Mohon maaf yang belum termuat: usulkan info warung/cafe yang Anda ketahui ke skybridge@yahoo.com atau twitter @BatangOrg. Yang jelas saya akan terus menambah sesuai informasi yang saya peroleh.

Ngiras (Kuliner)

Ngiras dalam bahasa setempat berarti jajan enak untuk memanjakan diri.
Berikut beberapa hal yang terkait dengan hobi ngiras:



MAKANAN KHAS SETEMPAT

Sejarah


Kata Kunci

alas roban (5) alun-alun (6) bahasa (3) bahurekso (1) bandar (2) batang (161) batang.org (6) batik (5) bawang (1) bioskop (1) blado (2) blog (2) buka puasa (1) bupati (2) central java (1) darul ulum (1) dayung (1) dialek (3) dracik (1) facebook (4) festival (1) forum (2) foto (8) hotel (1) info (1) jalan (1) java (1) jawa (3) kabupaten (101) kadilangu (1) kalisalak (1) kampung (1) kampus (1) kantor (2) kauman (1) kecamatan (5) kedungdowo (1) kegiatan (1) kehidupan (1) kenangan (2) kereta api (3) khas (2) kliwonan (7) komunitas (2) kota (18) kramat (2) ktp (1) kuliner (9) lingkungan (2) lokasi (1) lomba (2) lumba-lumba (3) madrasah (1) maghribi (1) makam (2) makanan (3) map (2) masjid (1) mbangun (2) mbatang (1) megono (3) melati (1) metal (2) mustika (1) nelayan (3) pagilaran (3) pahlawan (1) pantai (10) pantura (4) pasar (2) pawai (2) pekalongan (7) pemandian (1) perkebunan (1) pesanggrahan (1) peta (2) petilasan (1) radio (2) ramadhan (2) rel (1) resmi (1) rspd (2) rumah (1) sambong (2) search (1) sego (2) sejarah (5) sekolah arab (1) semarang (2) sendang sari (1) senggol (1) sigandu (5) situs (4) srikandi (1) sungai (2) taman (1) teh (1) terminal pekalongan (1) tersono (1) thr (1) tol (2) tulis (2) twitter (3) ujungnegoro (6) website (4) wikipedia (1) wilayah (2) wisata (10) wonobodro (1) wonotunggal (2)