Jumat, 17 Januari 2014

Banjiir......







Banjiiiir....

Hari ini kota Batang dilanda banjir. Banjir menjadi bencana bila sampai merugikan warga, merusak tanaman petani atau masuk ke rumah hingga merusak barang-barang.  Namun biasanya banjir di Batang, terutama di kampung saya, Kauman, hanya sampai sedengkul dan belum pernah saya dengan bisa sampai tinggi seperti banjir di Jakarta.

Dulu waktu kecil di kawasan  Kauman  saya sering menyaksikan banjir di gang kampung maupun di Jalan Ahmad Yani. Waktu itu saya tidak melihatnya sebagai sebuah bencana, karena sebagai anak –anak saya suka ‘kecehan’ alias main air. Apalagi kalau melihat ada ikan ‘bethik’ atau ‘sepat’ yang terdampar di selokan atau kubangan air. Senangnya bukan main..ingin segera menangkap dengan ‘besek’ Tidak sadar bahwa air itu mungkin kotor atau membawa kuman penyakit.

Air yang menggenangi jalan Ahmad Yani jadi tontonan warga sekitar karena mirip sungai tiban dan banyak kendaraan yang harus pelan-pelan melewati . Anak-anak seperti saya waktu itu tentunya memanfaatkan dengan nyemplung, bermain dengan air.

Menurut informasi yang saya terima banjir kali ini tidak hanya melanda daerah Kauman, tapi juga Proyonanggan, Kalisari, Watesalit dan beberapa tempat lain.

Semoga banjir di Batang segera dapat diatasi, tidak membawa kerugian dan tidak terjadi lagi di masa-masa mendatang.


Foto: Banjir di Kauman Batang (gambar pinjam dari FB Mbak Rizka Salisa)

Lihat juga di Video Banjir di Batang  di Youtube yang di posting oleh Yudi Samhana http://www.youtube.com/watch?v=p_Fklmns4H8

Tambahan

Bebeberapa Postingan Lain Video Banjir di Batang di Youtube (terima kasih kepada admin Facebook Batang Berkembang yang mempost link ini tanggal 19 Januari 2014 lalu)
- Perempatan Jl Gajahmada Batang http://youtu.be/WKdqcB-2tgs
- Alun-alun Batang http://youtu.be/j8dhKvQnfoQ
- Jl Jendral Suderman http://youtu.be/anwpKHQyvCE
- Perkampungan Pusat Kota Batang http://youtu.be/URsDVDEz8Hs
- Pertokoan Jl Gajahmada http://youtu.be/Spp1fBxPt8w
- Pantura http://youtu.be/anwpKHQyvCE

Catatan:
Menurut informasi yang saya terima banjir kembali terjadi tanggal 28 Januari 2014. Semoga banjir cepat berlalu. Perlu kiranya untuk refleksi apakah sistem drainase kita sudah memadai dan apakah kebiasaan membuang sampah bukan pada tempatnya sudah bisa kita tinggalkan.

Kata Kunci

alas roban (4) alun-alun (5) bahasa (7) bahurekso (1) bandar (2) batang (162) batang.org (5) batik (3) bawang (1) bioskop (1) blado (2) blog (2) boso (3) buka puasa (1) bupati (2) central java (1) darul ulum (1) dayung (1) dialek (11) dracik (1) facebook (4) festival (1) forum (2) foto (8) hotel (1) info (1) jalan (1) java (1) jawa (10) kabupaten (98) kadilangu (1) kalisalak (1) kampung (1) kampus (1) kantor (2) kauman (1) kecamatan (5) kedungdowo (1) kegiatan (1) kehidupan (1) kenangan (2) kereta api (3) khas (2) kliwonan (7) komunitas (2) kota (16) kramat (2) ktp (1) kuliner (9) lingkungan (2) lokasi (1) lomba (2) lumba-lumba (3) madrasah (1) maghribi (1) makam (2) makanan (3) map (2) masjid (1) mbangun (2) mbatang (2) megono (3) melati (1) metal (2) mustika (1) nelayan (3) pagilaran (3) pahlawan (1) pantai (10) pantura (3) pasar (2) pawai (2) pekalongan (15) pemandian (1) perkebunan (1) pesanggrahan (1) peta (2) petilasan (1) radio (2) ramadhan (2) rel (1) resmi (1) rspd (2) rumah (1) sambong (2) search (1) sego (2) sejarah (5) sekolah arab (1) semarang (2) sendang sari (1) senggol (1) sigandu (5) situs (4) srikandi (1) sungai (2) taman (1) teh (1) terminal pekalongan (1) tersono (1) thr (1) tol (2) tulis (2) twitter (2) ujungnegoro (6) website (4) wikipedia (1) wilayah (2) wisata (9) wonobodro (1) wonotunggal (2)